sumarnimusrifin.blogspot.com - Timnas Indonesia U-23 masih tertahan di
Stadion YTC, Yangon, hingga pukul 22.45 waktu setempat, Senin 16
Desember 2013. Pihak keamanan meminta para pemain bersabar mengingat
kondisi di luar stadion belum steril.
Pihak keamanan tak ingin mengambil risiko setelah Myanmar tersingkir secara menyakitkan usai ditekuk Indonesia 1-0. Aturan dalam sepakbola SEA Games yang memakai head to head membuat Myanmar tersingkir meski memiliki poin sama, 7.
Hal itu yang membuat para suporter tuan rumah tampak belum bisa terima dengan kekalahan ini. Bahkan sempat terjadi insiden di akhir-akhir pertandingan. Tiga suporter tuan rumah turun ke lapangan pertandingan. Tak hanya itu, mereka juga melemparkan berbagai benda ke dalam lapangan.
Indonesia sendiri akhirnya berhak melaju ke babak semifinal. "Pihak keamanan meminta kami bertahan menunggu situasi di jalan lebih kondusif," kata manajer timnas U-23, Chandra Solehan.
Kekecewaan para suporter tuan rumah terus berlanjut meski laga telah usai. Setelah pertandingan para suporter tuan rumah masih berada di luar stadion. Saat ini pihak keamanan tengah mencoba membubarkan massa.
Menurut Media Officer pertandingan, Hein Soe Tun, jalanan menuju pusat kota masih dipenuhi para suporter tuan rumah. Sementara itu, Ketua Federasi Sepakbola Myanmar, Zaw Zaw, meminta para wartawan Indonesia untuk sementara bertahan di stadion.
"Tunggu sebentar, jangan pulang dulu. Kami akan mengawal kalian. Tunggu kabar dari saya," kata Zaw.
Pihak keamanan tak ingin mengambil risiko setelah Myanmar tersingkir secara menyakitkan usai ditekuk Indonesia 1-0. Aturan dalam sepakbola SEA Games yang memakai head to head membuat Myanmar tersingkir meski memiliki poin sama, 7.
Hal itu yang membuat para suporter tuan rumah tampak belum bisa terima dengan kekalahan ini. Bahkan sempat terjadi insiden di akhir-akhir pertandingan. Tiga suporter tuan rumah turun ke lapangan pertandingan. Tak hanya itu, mereka juga melemparkan berbagai benda ke dalam lapangan.
Indonesia sendiri akhirnya berhak melaju ke babak semifinal. "Pihak keamanan meminta kami bertahan menunggu situasi di jalan lebih kondusif," kata manajer timnas U-23, Chandra Solehan.
Kekecewaan para suporter tuan rumah terus berlanjut meski laga telah usai. Setelah pertandingan para suporter tuan rumah masih berada di luar stadion. Saat ini pihak keamanan tengah mencoba membubarkan massa.
Menurut Media Officer pertandingan, Hein Soe Tun, jalanan menuju pusat kota masih dipenuhi para suporter tuan rumah. Sementara itu, Ketua Federasi Sepakbola Myanmar, Zaw Zaw, meminta para wartawan Indonesia untuk sementara bertahan di stadion.
"Tunggu sebentar, jangan pulang dulu. Kami akan mengawal kalian. Tunggu kabar dari saya," kata Zaw.
